Penyebaran Hindu di Kawasan Asia
Selamat datang di blog ini. Semoga paparan yang diberikan bisa memberikan manfaat ya...
Sejarah perkembangan hindu di Asia
Apersepsi
Agama Hindu merupakan salah satu Agama tertua, yang
diyakini telah turun di India dan diturunkan pada tahun 6000 SM (Sebelum
Masehi). Untuk mengetahui lebih lengkapnya, bacalah bacaan yang ada di bawah
ini.
Sejarah Agama Hindu di Asia
Agama Hindu diketahui mulai muncul di Punjab (daerah
hulu Sungai Sindhu yang bercabang lima). Menurut pendapat Tilak, wahyu Tuhan pertama telah diturunkan pada tahun 6000 SM. Perkembangan
Agama Hindu di India dibagi ke dalam tiga fase, sebagai berikut :
a) Zaman Weda
Dimulai dari datangnya Bangsa Arya tahun 2500 SM.
Bangsa Arya tergolong ras Indo-Eropa yang terkenal sebagai pengembara, cerdas,
tangguh, dan terampil. Bangsa arya berkulit putih, postur tubuh tinggi, bentuk
hidung mancung, rambut pirang, bola mata biru. Bangsa arya bermata pencaharian
sebagai penggembala, hidup berpindah-pindah atau nomaden, tidak terbiasa dengan
kehidupan kota, menyukai perang dan ekspensi dan hidup dari rampasan.
Kehidupan beragama pada zaman Weda didasarkan pada
ajaran-ajaran yang tercantum dalam Weda Samhita. Weda menjiwai ajaran Agama
Hindu pada masa itu. Weda adalah wahyu atau sabda suci Tuhan Yang Maha Esa atau
Hyang Widhi Wasa, yang diyakini Anandi
Ananta yakni tidak berawal dan tidak diketahui kapan diturunkan dan berlaku
sepanjang masa. Pada zaman Weda dikenal Sapta Rsi (tujuh orng Rsi yang
menyebarkan Agama Hindu). Ketujuh Sapta Rsi tersebut adalah : Maha Rsi
Grtsamada, Maha Rsi Wiswamitra, Maha Rsi Atri, Maha Rsi Bharadwaja, Maha Rsi
Wasistha, Maha Rsi Kanwa, Maha Rsi Warmadewa. Berikut merupakan penjelasan dari
Catur Weda :
“Reg Weda, tersusun atas 10.552 mantra. Diucapkan untuk
mengundang atau mendekatkan Tuhan Yang Maha Esa dan manfestasi-Nya yang dipuja
agar hadir dalam upacara. Pemimpin upacara pengucapan mantram Reg Weda disebut
Hotr. Sama Weda, jumlah mantramnya
terdiri dari 1.875, berisi penyampaian nyanyian yang diberikan lagu. Pemimpin
upacaranya disebut Udagar. Yajur Weda,
tersusun atas 1.975 mantra, berbentuk prosa yang berupa doa dan lafal
pengucapannya. Pemimpin upacaranya bernama Adwaryu. Atharwa Weda, tersusun atas 5.987 mantra yang berbentuk prosa yang
isinya mantra-mantra yang kebanyakan bersifat magis.”
b) Zaman Brahmana
Pada zaman ini ditandai dengan munculnya kitab
Brahmana sebagai bagian dari Weda Sruti. Diususun dalam bentuk prosa yang
ditulis oleh Bangsa Arya yang bermukim di timur India Utara yaitu Sungai
Gangga. Pada masa ini juga ditandai dengan memusatkan keaktifan pada batin atau
rohani dalam upacara korban. Pada masa ini Brahmana mendapatkan perlindungan yang
baik, karena dapat memberi pengaruh yang amat besar. Hal ini dapat dilihat pada
masa pemerintahan Dinasti Chandragupta Maurya (322 – 298 SM) di Kerajaan
Magadha berkat bantuan Brahmana Canakya (Kautilya).
c) Zaman Upanisad
Kehidupan Agama Hindu pada Zaman Upanisad ini
bersumber dari ajaran-ajaran kitab Upanisad yang tergolong Weda Sruti yang
telah dijelaskan secara filosofi oleh para arif bijaksana dan para Rsi. Tempat berguru
dilaksanakan dalam sistem Pasraman, yaitu secara terbatas di dalam hutan.
Dari India pula Agama Hindu menyebar ke daerah Cina.
Agama Hindu berkembang di Cina mulai dari Dinasti Han (206 SM – 211 M) yang
memberikan izin kepada para Brahmana untuk datang ke Cina mengajarkan Agama
Hindu.
Di Kamboja (Kampuchea) Agama Hindu masuk dari lembah
Sungai Mekong di daerah Funan. Di Funan ini kemudian dibangun sebuah kerajaan
oleh seorang Brahmana, bernama Kaundiya. Kerajaan ini berpusat di Wyardhapura. Agama
Hindu menyebar ke wilayah Hue, di Annam dengan berdirinya Kerajaan Champa yang
beribu kota di Quangnam.
Di Filipina bukti perkembangan Agama Hindu yaitu
dengan ditemukannya Prasasti Tembaga Laguna yang ditulis dengan Bahasa
Sansekerta. Prasasti tersebut bertuliskan tahun 822 Saka (900 M). Dalam
prasasti ini juga banyak ditemukan Bahasa Sansekerta, Jawa Kuno, Malaya Kuno,
dan Tagalog Kuno.
Untuk mengetahui kelanjutan dari
Persebaran Hindu di Indonesia dapat dilihat di situs blog saya yang lain, yaitu
: http://penyebaranhinduindonesia.blogspot.co.id/
MAAF BILA ADA KESALAHAN PENULISAN ATAU KATA-KATA
YANG KURANG BERKENAN. SEMOGA BLOG INI BISA MENJADI BAHAN REFERENSI YANG BAIK.
SEKIAN DARI SAYA. SAYA UCAPKAN TERIMAKASIH.